(BIATX), Aliansi Informasi untuk Cedera Otak di Texas, USA

(BIATX), Aliansi Informasi untuk Cedera Otak di Texas, USA

(BIATX), Aliansi Informasi untuk Cedera Otak di Texas, USA – Banyaknya warga Amerika yang mengalami cedera otak dan kelumpuhan akibat cedera tersebut menjadi awal mula aliansi ini terbentuk. BIATX menyatakan bahwa terdapat lebih dari 144.000 orang Texas yang mengalami cedera otak traumatik setiap tahunnya.

Banyaknya kasus dengan penanganan yang kurang, menyebabkan penderita mengalami kelumpuhan akibat cedera otak. Penyakit ini juga menyebabkan penderitanya kesulitan beradaptasi dengan dunia sekitar. Hal ini memicu pembentukan aliansi BIATX untuk mencegah dan membantu.

Tentang BIATX

Brain Injury Association of Texas (BIATX) merupakan cabang dari Brain Injury of Association of America (BIAA). BIATX yang berpusat pada BIAA merupakan aliansi informasi untuk memberikan informasi, mencegah, serta membantu warga Texas yang menderita cedera otak.

BIAA awal mula dibentuk pada tahun 1980, merupakan organisasi advokasi cedera otak nasional terbesar dan tertua di Amerika Serikat. Kemudian BIATX yang berpusat di Texas didirikan pada tahun 1982 untuk menaungi warga Texas.

Brain Injury Association of Texas (BIATX) adalah organisasi terkemuka yang menyediakan informasi, advokasi, serta pendidikan professional seputar cedera otak. Anggota dari asosiasi ini merupakan orang-orang yang mengalami cedera otak dan keluarga pasien cedera otak.

Tidak hanya itu, anggota asosiasi ini juga diikuti oleh para ahli yang professional dalam bidang cedera otak. Aliansi informasi cedera otak, BIATX, ini dibentuk untuk memberitahu kepada para penyintas cedera otak dan keluarga bahwa mereka tidak sendirian.

Para penderita cedera otak mengalami kesulitan dalam bergabung di kehidupan bermasyarakat. Keutamaan BIATX ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang epidemic cedera otak dan membantu memenuhi segala kebutuhan bagi penderitanya.

BIAA serta BIATX didedikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup semua individu yang terkena dampak cedera otak. Aliansi ini juga membantu untuk meningkatkan akses perawatan kesehatan untuk penderita dan meningkatkan kesadaran serta pemahaman terkait cedera otak.

Alamat dan Kontak BIATX
Kantor BIATX berada di Texas, Amerika Serikat. Berikut alamat jelasnya.
316 W 12th Street, room 405, Austin, TX 78701
Kontak Utama: 512-326-1212
Kontak Bebas Pulsa: 800-392-0040
Situs Web: https://www.biausa.org/
E-mail: info@biatx.org

Visi dan Misi BIATX

Texasbia BIAA cabang Texas dibentuk dengan misi untuk menemukan, mengembangkan, dan memelihara aliansi tentang cedera orak lain seperti Dewan Rehabilitasi Texas, Dewan Penasehat Cedera Otak Traumatik Texas, Konsorsium Kebijakan Disabilitas, dan Koalisi Orang Texas dengan Disabilitas.

Visi
Visi dalam pembentukan aliansi informasi cedera otak di Texas, BIATX, ini berpusat dengan visi BIAA secara umum. Visi terbentuknya BIAA adalah “memastikan setiap orang di Amerika Serikat yang menderita cedera otak dapat didiagnosis, dirawat, dan diterima dalam masyarakat.

Misi
Misi BIAA cabang Texas atau biasa disebut BIATX atau BIAA-TX adalah sebagai berikut.
1. Untuk memajukan pencegahan cedera otak, penelitian, pengobatan serta pendidikan.
2. Meningkatkan kualitas hidup bagi semua individu yang terkena dampak cedera otak.
3. Melalui advokasi, BIAA memberikan bantuan, harapan, dan penyembuhan bagi jutaan orang yang hidup dengan cedera otak, keluarga mereka serta para ahli professional yang melayani individu dengan cedera otak.

Texas Brain Injury Advisory Council (TBIAC) membahas tentang perencanaan strategis, kebijakan aturan, dan layanan terkait dengan pencegahan cedera otak dan memberikan rehabilitasi serta layanan jangka panjang bagi pasien yang berjuang melawan cedera otak.

Hal ini berfungsi untuk membantu para pejuang cedera otak agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Membantu para individu penderita cedera otak mampu hidup mandiri di rumah dan dapat berguna di kehidupan bermasyarakat.

TBIAC mendapatkan informasi dan mencari serta menggali masukan-masukan dari korban cedera otak, anggota keluarga dan pengasuh, serta ahli profesional yang menangani cedera otak. TBIAC berfokus pada pengurangan risiko dan mensosialisasikan pencegahan penyakit cedera otak.

TBIAC juga menggunakan sistem manajemen penyakit yang efektif untuk mengurangi insiden dan populasi individu penderita cedera otak. Dewan asosiasi ini juga berusaha untuk memungkinkan orang yang selamat dari cedera otak untuk mempertahankan kualitas hidup yang tinggi

Untuk mempertahankan kualitas yang tinggi tersebut, TBIAC memudahkan individu untuk mengakses layanan dan dukungan yang mereka butuhkan saat mereka sembuh, kembali ke rumah atau komunitas mereka dan mampu beraktivitas seperti biasanya.

Pelayanan BIATX

Dengan visi dan misi yang bertujuan untuk membantu mencegah, mengatasi, dan rehabilitasi penderita cedera otak, BIATX memberikan berbagai layanan untuk mencapai tujuan tersebut. Layanan yang diberikan dapat diperoleh secara online maupun offline, diantaranya adalah:
1. Informasi mengenai cedera otak terbaru di Texas
2. Informasi mengenai pencegahan cedera otak. Informasi ini dapat diperoleh melalui halaman website BIATX atau BIAA. Selain itu aliansi ini juga mengadakan sosialisasi pada event-event tertentu.
3. Berbagai Event untuk meningkatkan kualitas hidup pasien cedera otak
4. Informasi tentang penelitian dan ahli profesional dalam menangani penyakit cedera otak
5. Wadah untuk berbagi atau menyumbang dalam membantu kehidupan pasien pencerita cedera otak
6. Memfasilitasi pasien cedera otak untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, pelayanan dan perawatan yang baik, serta kehidupan yang layak setelah sembuh dari cedera tersebut.

Berbagai informasi mengenai cedera otak saat ini dapat dengan mudah diperoleh berkat adanya Brain Injury Association. Tidak hanya berusaha untuk mencegah, aliansi ini juga membantu para penderita, serta keluarga mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

6 Cara Mudah Mengatasi Cidera Kepala Ringan

6 Cara Mudah Mengatasi Cidera Kepala Ringan – Cidera kepala ringan hingga berat banyak dialami beberapa orang di Texas Amerika Serikat. Pada dasarnya, cidera kepala ringan merupakan sebuah keadaan yang terjadi karena terjadinya sebuah benturan yang diakibatkan berbagai macam hal seperti terjatuh, terbentur, terkena pukulan, dan kecelakaan. Ini semua bisa menyebabkan terjadinya kerusakan otak secara permanen. Selain itu, ini juga bisa menyebabkan terjadinya gangguan fungsi kerja pada otak sehingga otak tidak bisa berfungsi sebagai mana mestinya. Sebagian besar pengidap cidera ringan pada kepala ini bisanya akan tetap sadar dan terkadang ada yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengidap gegar otak ringan.

Texasbia – Cidera ringan pada kepala ini tentu tidak butuh perawatan secara khusus. Bagi para penderitanya hanya cukup beristirahat sejenak dan diimbangi dengan mengonsumsi berbagai macam obat yang bisa menghilangkan rasa sakit. Akan tetapi perlu diingat jika obat ini hanya boleh dikonsumsi saat rasa sakit di kepala menyerang dan harus seizin dokter. Jika keadaan semakin memburuk dan sulit dikendalikan maka sangat perlu dilakukan pengawasan dengan ketat di rumah sakit.

Jika terjadi masalah cidera ringan, maka bisa dilakukan berbagai macam cara untuk meredakan rasa sakit tersebut. Ini adalah cara yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Pastikan suplai oksigen di tubuh cukup

Perawatan dan penanganan pertama yang dilakukan pada penderita cidera otak ringan adalah dengan memastikan suplai oksigen di dalam tubuh cukup. Selain itu, perhatikan tekanan darah harus selalu dalam kondisi yang stabil. Usahakan jangan sampai mengalami cidera pada bagian kepala maupun leher.

2. Cukup istirahat

Pada dasarnya, istirahat menjadi hal yang sangat penting. Ini sangat bermanfaat bagi kesehatan di mana bisa digunakan untuk menjaga imunitas di dalam tubuh, membuat tubuh menjadi lebih rileks dan mengobati cidera otak ringan. Maka dari itu, para penderitanya harus selalu menjaga pola istirahat setiap hari.

3. Mengurangi aktivitas fisik yang berat

Penderita gangguan trauma kepala yang ringan harus membatasi diri atau mau mengurangi berbagai macam aktivitas fisik yang berat yang dilakukan sehari-hari. Hal ini bisa menyebabkan risiko terjadinya cidera otak yang lebih parah. Sebaiknya gunakan waktu luang untuk beristirahat daripada melakukan berbagai macam aktivitas yang melelahkan.

4. Kompres menggunakan air dingin

Jika merasakan rasa sakit pada kepala diakibatkan cidera otak ringan adalah dengan mengompres kepala menggunakan air dingin. Ini bisa mengurangi terjadinya pembengkakan dan juga sekaligus mengurangi rasa sakit. Suhu yang rendah bisa membantu di dalam meningkatkan rangsangan penyempitan pada pembuluh darah. Ini juga bisa membantu di dalam memperlambat aliran darah yang memungkinkan mengalir menuju arah cidera dan bisa mengurangi rasa nyeri berlebihan.

Baca juga : Mengenal Masalah Cidera Otak Traumatik , Gejala dan juga Penyebabnya yang Dialami Di Texas Amerika Serikat

5. Konsumsi Parasetamol

Parasetamol selain digunakan sebagai obat penurun panas, obat satu ini ternyata juga bisa digunakan untuk menurunkan rasa nyeri dan sekaligus deman pada penderita trauma kepala ringan. Ini berkerja dengan menurunkan prostagladin yang ada di dalam tubuh sehingga menyebabkan rasa sakit lama kelamaan akan berkurang dan menghilang.

6. Jangan konsumsi obat-obatan antiinflamasi

Ada banyak berbagai macam obat antiflamasi seperti ibuprofin dan aspiri yang dijual di pasaean. Apabila dikonsumsi para penderita gangguan cidera kepala ringan maka bisa menyebabkan terjadinya pendarahan. Selain itu, ini akan semakin memperburuk semua gejala trauma yang terjadi di kepala. Obat ini hanya digunakan untuk tindakan operasi yang sesuai dengan prosedur medis.

Mengenal Masalah Cidera Otak Traumatik , Gejala dan juga Penyebabnya yang Dialami Di Texas Amerika Serikat

Mengenal Masalah Cidera Otak Traumatik , Gejala dan juga Penyebabnya yang Dialami Di Texas Amerika Serikat – Cedera otak traumatik merupakan jenis cidera otak intrakrnial. Ini bisa menyebabkan terjadinya rudapaksa eksternal terhadap kepala yang sudah melebihi kapasitas dalam perlindungan otak.

Texasbia – Berdasarkan penelitian, ada kurang lebih 0,5 % dari kejadian cedera di seluruh dunia mengalami gegar otak. Ini sering dialami oleh orang dengan rentan usia 65-80 tahun. Cedera traumatik ini terjadi karena pengaruh beberapa faktor seperti mekanisme trauma pada diri seseorang, tingkat keparahannya, dan juga morfologi yang bisa menyebabkan terjadinya trauma tersebut. Untuk menetapkan diagnosis cedera otak traumatik ini didasarkan dengan adanya riwayat trauma pada bagian kepala. Ini bisa dibantu mendeteksinya dengan menggunakan CT scan. Masalah ini biasanya di tangani oleh seorang dokter ahli bedah syaraf.

Cidera otak traumatik akan menyebabkan terjadinya hantaman yang datang secara tiba-tiba. Ini terjadi pada bagian otak yang bisa menyebabkan munculnya berbagai macam gejala yang lebih parah. Apabila dibiarkan maka bisa menyebabkan terjadinya disfungsi pada sistem kerja otak. Gangguan yang sering disebut dengan istilah COT ini ada beberapa yang datang disebabkan karena adanya benda asing yang menusuk pada bagian tulang tengkorak. Ini juga bisa terjadi karena adanya benda tumpul yang memukul bagian tengkorak. Dengan begitu, bagian ini akan mudah retak dan menyebabkan munculnya pecahan tulang yang mengarah ke arah otak.

COT dibagi menjadi beberapa fase yaitu ringan, sedang dan berat. Setiap orang mengalami yang berbeda-beda. Ini semua tergantung pada seberapa besar kekuatan benturan yang diperoleh atau mengenai bagian kepala. COT yang masih dalam fase ringan biasanya akan menyebabkan terjadinya sakit kepala ringan di mana Anda tidak bisa fokus dan berpikir dengan jernih. Para penderitanya akan sering mengeluh pusing dan mual. Sementara itu, bagi penderita COT fase sedang hingga masuk fase parah biasanya akan menunjukkan beberapa gejala yang tidak jauh berbeda. Tentu saja gejala yang dirasakan lebih parah dibandingkan dengan COT ringan. Ini akan semakin menjadi buruk dengan seiring berjalannya waktu apabila tidak segera mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat.

Pada dasarnya ketiga jenis COT mulai dari ringan, sedang dan berat dianggap sebagai sebuah kondisi yang cukup serius. Ada ribuan hingga jutaan orang di Texas Amerika Serikat dan di beberapa negara di penjuru dunia mengalami masalah ini. Ada beberapa pasien yang bisa pulih dengan sepenuhnya dari gangguan COT ini, akan tetapi ada juga pasien yang kurang beruntung dan tidak bisa sembuh. Jika bisa sembuh pun pasti akan mengalami gangguan pada otaknya alias tidak 100% pulih total. Lalu, siapa sajakah yang mempunyai risiko besar terkena COT ini? Pada dasarnya DOT bisa menyerang berbagai usia. Namun berdasarkan survei yang dilakukan, gangguan COT ini sering menjangkit pada balita usia 0-5 tahun, remaja usia 15-24 tahun dan bagi orang yang usianya sudah 75 ke atas.

Gangguan COT muncul karena berbagai macam faktor yang tidak kita sadari kita lakukan dalam aktivitas sehari-hari. COT bisa terjadi karena pernah jatuh, berolahraga yang berlebihan. Adanya tekanan benda saat jatuh, dan pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang membuat kepala terbentur dan lainnya. Hal ini akan bertambah parah apabila terjadi kerusakan meskipun itu disebabkan karena benturan yang lemah maupun sedang. Apalagi saat kepala terbentur benda yang tajam. Ini tentu saja akan membuatnya semakin tidak terkendali rasa sakitnya.